Inilah Kreatifitas Anak Muda Demonstran Pro Mursi

Demonstrasi menentang kudeta militer di Mesir yang telah berlangsung lebih dari satu bulan, ternyata tidak hanya bercerita tentang masalah politik, tapi juga tentang beberapa hal lain yang tak kalah menariknya. Sisi politik, yaitu fenomena heroisme para demonstran yang tak kenal takut melawan tindakan militer yang sangat represif adalah hal yang paling mengemuka selama ini.

Pembungkaman dan pemberangusan media (baik media lokal maupun internasional) dalam mengabarkan fakta yang terjadi di lapangan, adalah upaya penguasa militer untuk menyembunyikan fakta yang terjadi. Namun pelan tapi pasti, upaya itu akan semakin terbongkar, dan kebenaran akan semakin terbuka.

Menghadapi hal tersebut, para demonstran anti kudeta telah menunjukkan konsistensi mereka untuk tetap mempertahankan demonstrasi yang damai. Selama sebulan lebih, dalam jumlah pendemo yang sedemikian besar, mereka berhasil mempertahankan demo yang damai, tanpa ekses anarkisme yang berarti. Mereka juga seakan tak pernah lelah, tak pernah kehilangan kepemimpinan dan tak pernah kehilangan ide, untuk terus menyuarakan aspirasinya. Karena itu, demo anti kudeta pun melahirkan fakta-fakta menarik yang tidak ditemui pada demo-demo yang pernah terjadi sebelumnya, dan juga merupakan fenomena yang pertama di dunia.

Demo Pro Mursi, World’s Best Protesters

Fenomena yang luar biasa pada demonstran anti kudeta di Mesir, telah menarik perhatian majalah TIME. Pada edisi bulan Juli, majalah tersebut menjuluki demontstran tersebut sebagai “world’s best protesters”. Pada sampul majalah tersebut, TIME bahkan mengkomparasikan dengan demonstran pro kudeta yang dijuluki sebagai “world’s worst democrats”. Ini adalah sebuah pengakuan yang tak terbantahkan, yang justru diberikan oleh media barat, yang selama ini memiliki perspektif yang bias terhadap dunia Islam.

Pesawat Tanpa Awak, Kreativitas untuk Mengabarkan Kepada Dunia Internasional

Berapakah jumlah demonstran pendukung Presiden Mursi di Rabiah Adawiyah? Aljazeera Mubashir Mishr yang selama ini menyiarkan secara langsung memiliki keterbatasan untuk menunjukkan jumlah keseluruhan demonstran karena kameranya ditempatkan di gedung secara menetap. Sedangkan helikopter pemerintah tak pernah mau menayangkan hasil rekamannya.

Namun, hal itu tak menyurutkan semangat demonstran, dan justru meningkatkan kreativitasnya. Setelah berhasil membuat helm anti-gas air mata, kini para demosntran membuat pesawat tanpa awak untuk merekam demonstran dari udara. Dari hasil rekaman yang diunggah ke Youtube itulah kini dunia tahu betapa banyaknya demonstran anti-kudeta. Untuk melihat videonya, silakan klik di sini.

Rabaa Tour, Kreativitas Pemuda Mesir untuk Mengabarkan Kebenaran

Ini adalah kreativitas terkini dari para pemuda yang tergabung dalam demonstran menentang kudeta. Dengan slogan, “Heard Enough? Time to See,“ mereka membuat program Rabaa Tour, yaitu sebuah kegiatan yang menggabungkan pengalaman wisata dengan melihat langsung kondisi demonstran pro legitimasi dan anti kudeta di medan Raba’ah Al Adawiyah. Mereka sangat jeli melihat potensi Mesir sebagai negara dengan tempat-tempat wisatanya yang legendaris. Kejelian dan kreativitas program ini pun tak luput dari liputan situs International Business Times yang ditulis oleh Mark Johanson.

Program yang diluncurkan oleh pemuda mesir dari lintas kelompok dan golongan ini didasari karena pemberitaan yang tidak berimbang bahkan menjurus fitnah dan bohong dari media-media lokal baik milik pemerintah maupun swasta yang mempropagandakan bahwa demonstrans di Raba’ah itu anarkis dan bersenjata bahkan tuduhan teroris dan ekstrimis disematkan kepada mereka.

Dengan program ini mereka mengundang semua orang dari beragam kalangan bahkan berbagai negara untuk melihat langsung kebenaran di medan Raba’ah yang sampai saat ini sudah satu bulan bertahan di lokasi tersebut.

Program yang dibuka secara gratis dan dimulai dari jam 9 hingga 12 malam ini pengunjung akan diajak ke sebuah tenda dijalan Youssef Abbas untuk melihat presentasi foto dan video tentang pembantaian demonstran yang terjadi sebelumnya, setelah itu pengunjung juga diajak duduk dan berinteraksi langsung dengan para demonstran untuk merasakan aura suasana unjuk rasa damai yang digelar dimedan Raba’ah Al Adawiyah.

“Tujuan kami bukan untuk meyakinkan orang untuk bergabung dengan kami atau untuk mengadopsi tujuan kami, namun kami hanya ingin mengabarkan kebenaran dan menghormati hak kami yang melakukan unjuk rasa damai tanpa diserang,” Tulis mereka di halaman Facebook-nya, yang hingga saat ini telah menarik lebih dari 8.546 orang me-Likes-nya (pada saat tulisan ini dibuat).

Ini semua adalah tentang “melihat”, daripada “mendengar” tentang kami, demikian disampaikan oleh juru bicara Rabaa Tour.



sumber : islamedia.web.id

0 Response to "Inilah Kreatifitas Anak Muda Demonstran Pro Mursi"

Posting Komentar

Terimakasih Atas Kunjungan Anda "PKS Petiir--Dari Pelosok Banten Bekerja Membangun Indonesia Tercinta"

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...