JAWARA Banten Desak Atut Mundur
PKS Petir - Serpong - Jaringan Warga untuk Reformasi (Jawara) Banten mendesak supaya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera memeriksa Gubernur Banten Ratu Atut Chosyiah. Baik dalam kapasitas sebagai gubernur maupun sebagai kakak dari adiknya yaitu Tb Chaeri Wardana atau Tubagus Wawan yang ditahan terkait kasus suap Rp1 miliar dalam kasus Plkada Lebak. Jawara adalah gabungan berbagai LSM di Banten dan Jakarta, seperti Masyarakat Transparansi (Mata) Banten, Koalisi Guru Banten, Lingkar Madani, Indonesia Corruption Warch (ICW), dan Aliansi Lembaga Independen Peduli Publik (Alipp). "Mengenai yang dilakukan KPK kami pandang sangat berpengaruh signifikan terhadap konstelasi politik dan pemerintahan di Banten," kata Peneliti ICW Ade Irawan saat konfrensi pers di BSD Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Ahad (6/10/2013). Dalam pernyataannya juga, Jawara Banten menilai, Wawan adalah orang yang terlibat aktif dalam penyusunan dan pelaksanaan skema pembangunan daerah di Banten. Oleh karena itu, Jawara Banten mendesak KPK menelusuri asal uang Rp 1 miliar yang digunakan Wawan untuk menyuap Ketua MK Akil Mochtar. Ini penting untuk mengetahui motivasi serta keterlibatan pihak dalam lain dalam penyerahan uang tersebut, selain Wawan dan pengacara S. Jawara Banten mendukung penuh langkah KPK untuk mengusut tuntas kasus ini. Bahkan, Jawara Banten siap manakala KPK butuh data tambahan. "Biasanya kasus hukum seperti Ratu Atut, lanjut ke tahapan berikutnya, tidak hanya pencekalan. Jawara Banten mendukung KPK, juga mendorong dugaan korupsi yang sudah dilaporkan agar KPK kembangkan kasus ini," jelas Ade Irawan. Sementara itu menurut Oman dari Mata Banten ,KPK melakukan penangkapan terhadap adik gubernur Banten, adalah sebagai pembuka dari berbagai dugaan tindak pidana korupsi di Banten.[bantenesia]

0 Response to "JAWARA Banten Desak Atut Mundur"
Posting Komentar
Terimakasih Atas Kunjungan Anda "PKS Petiir--Dari Pelosok Banten Bekerja Membangun Indonesia Tercinta"