Jazuli : Kenaikan BBM Tidak Tepat, Berbarengan dengan APBN-P.

JAKARTA, Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Jazuli Juwaini berupaya bersikap netral terhadap situasi yang terjadi di internal Partainya. Jazuli menganggap, terkait kebijakan pemerintah untuk menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk saat ini adalah tidak tepat alias 'konyol' jika dilakukan, karena proposal kenaikan BBM berbarengan dengan APBN-P.

"PKS anggap saat ini tidak tepat untuk naikkan BBM. Karena jelang Ramadhan harga pada naik, belum lagi Tarif Dasar Listrik (TDL) naik, beban hidup masyarakat semakin berat. Dalam pertumbuhan ekonomi kita yang 6,8 dalam kuartal pertama 2013 hanya 0,2 persen penurunannya berarti daya beli masyarakat turun," papar Jazuli, Sabtu (8/6/2013).

Jazuli berasumsi bahwa saat ini, pertumbuhan ekonomi mencapai angka 55 persen dari konsumsi masyarakat. Atas dasar itu, dinilainya bahwa kalau harga barang naik, maka daya beli masyarakat akan turun.

"Oleh karena itu PKS dari awal kenaikan BBM itu harus komprehensif dan diambil dari kebijakan yang bagus dari hulu hingga hilirnya," papar Jazuli.

Terkait dengan komentar menteri PKS yang tidak setuju sikap partai, Jazuli tidak melihatnya sebagai bentuk perbedaan berarti. Menurutnya keputusan menteri hal yang wajar untuk menyermati ekonomi sosial

"Saya sebagi anggota majelis syuro akan ada rapat lagi minggu depan untuk menajamkan dan memutuskan. Sekaligus untu mencermati perkembangan terakhir," pungkasnya.



http://www.pesatnews.com/read/2013/06/08/29011/mau-puasa-pks-anggap-kenaikkan-bbm-konyol

0 Response to "Jazuli : Kenaikan BBM Tidak Tepat, Berbarengan dengan APBN-P."

Posting Komentar

Terimakasih Atas Kunjungan Anda "PKS Petiir--Dari Pelosok Banten Bekerja Membangun Indonesia Tercinta"

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...