SERANG, .-Belasan nelayan dari Desa Margagiri, Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang mendatangi DPRD Kabupaten Serang, Jumat (7/6). Mereka menagih janji DPRD Kabupaten Serang yang akan ikut menyelesaikan persoalan pengurukan pangkalan perahu nelayan.
Nelayan diterima Wakil Ketua DPRD Gembong R. Sumedi dan dua anggota Komisi II Aep Saefullah dan Mohammad Dana di Aula DPRD.
Masyarakat Margagiri Titin Kholawiyah mengatakan, pertemuan nelayan dengan DPRD kali ini merupakan pertemuan kedua. Pada pertemuan pertama, nelayan diterima Ketua Komisi II Heri Azhari. “Beliau (Ketua Komisi II) menjanjikan akan berkunjung ke Magragiri, karena persoalan nelayan sangat krusial. Sebab, nelayan kesulitan melintas, akibat adanya pengurukan,” ungkapnya.
Nelayan Kampung Solor, Desa Margagiri Rahmat mengungkapkan, jika tidak ada tindak lanjut dari DPRD, persoalan akan semakin runyam. “Sekarang akses jalan kami dipagar. Selain itu, ada yang diberi bambu. Kami berharap dewan melihat ke lapangan, agar jangan hanya katanya. Sekarang ini kami juga tidak tahu urukan itu untuk apa,” ungkapnya.
Rahmat mengatakan, sebelumnya pernah menyampaikan keluhan tentang pendangkalan Kali Nyamuk ke kepala desa (kades) dan pada 23 Mei aksi di kecamatan. “Kalau ada rencana akan menguruk, sebaiknya kan izin ke masyarakat. Kenyataanya tidak ada pemberitahuan,” ungkapnya.
Tokoh masyarakat Desa Margagiri Sabrawi Ali berharap, aspirasi yang disampaikan nelayan dapat direspon baik oleh DPRD. “Kami ke sini ingin menyampaikan aspirasi dan keluhan masyarakat nelayan. Mohon diterima dan mendapat tanggapan secara positif,” ungkapnya.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Serang Gembong R. Sumedi mengatakan, pihaknya akan mencoba menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan masyarakat. “Insya Allah kami akan datang ke sana. Kami bukan tidak menindaklanjuti, tapi kami akhir-akhir ini banyak kegiatan. Ke depan, akan kami tindaklanjuti,” ujar Gembong, saat menerima kedatangan nelayan.
Nelayan diterima Wakil Ketua DPRD Gembong R. Sumedi dan dua anggota Komisi II Aep Saefullah dan Mohammad Dana di Aula DPRD.
Masyarakat Margagiri Titin Kholawiyah mengatakan, pertemuan nelayan dengan DPRD kali ini merupakan pertemuan kedua. Pada pertemuan pertama, nelayan diterima Ketua Komisi II Heri Azhari. “Beliau (Ketua Komisi II) menjanjikan akan berkunjung ke Magragiri, karena persoalan nelayan sangat krusial. Sebab, nelayan kesulitan melintas, akibat adanya pengurukan,” ungkapnya.
Nelayan Kampung Solor, Desa Margagiri Rahmat mengungkapkan, jika tidak ada tindak lanjut dari DPRD, persoalan akan semakin runyam. “Sekarang akses jalan kami dipagar. Selain itu, ada yang diberi bambu. Kami berharap dewan melihat ke lapangan, agar jangan hanya katanya. Sekarang ini kami juga tidak tahu urukan itu untuk apa,” ungkapnya.
Rahmat mengatakan, sebelumnya pernah menyampaikan keluhan tentang pendangkalan Kali Nyamuk ke kepala desa (kades) dan pada 23 Mei aksi di kecamatan. “Kalau ada rencana akan menguruk, sebaiknya kan izin ke masyarakat. Kenyataanya tidak ada pemberitahuan,” ungkapnya.
Tokoh masyarakat Desa Margagiri Sabrawi Ali berharap, aspirasi yang disampaikan nelayan dapat direspon baik oleh DPRD. “Kami ke sini ingin menyampaikan aspirasi dan keluhan masyarakat nelayan. Mohon diterima dan mendapat tanggapan secara positif,” ungkapnya.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Serang Gembong R. Sumedi mengatakan, pihaknya akan mencoba menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan masyarakat. “Insya Allah kami akan datang ke sana. Kami bukan tidak menindaklanjuti, tapi kami akhir-akhir ini banyak kegiatan. Ke depan, akan kami tindaklanjuti,” ujar Gembong, saat menerima kedatangan nelayan.
http://kabar-banten.com//news/detail/12686

0 Response to "Gembong R. Sumedi : Pengurukan Pangkalan Perahu Nelayan di Desa Margagiri Akan Kami Tindaklanjuti"
Posting Komentar
Terimakasih Atas Kunjungan Anda "PKS Petiir--Dari Pelosok Banten Bekerja Membangun Indonesia Tercinta"