*Tulisan ini terinspirasi dari tim Humas DPD PKS Kabupaten Serang, selamat membaca.
Sebuah ujaran klasik ‘gambar berbicara lebih dari seribu kata’, tentu akrab di telinga kita. Melalui gambar, orang bias menangkap makna dan pesan yang lebih nyata dan kaya, dibanding jika dituliskan dengan rangkaian kata. Saat ini teknik penyampaian pesan melalui gambar (statis) terus berkembang, khususnya di dunia Fotografi.
Sebuah ujaran klasik ‘gambar berbicara lebih dari seribu kata’, tentu akrab di telinga kita. Melalui gambar, orang bias menangkap makna dan pesan yang lebih nyata dan kaya, dibanding jika dituliskan dengan rangkaian kata. Saat ini teknik penyampaian pesan melalui gambar (statis) terus berkembang, khususnya di dunia Fotografi.
Teknologi digital
fotografi di satu sisi membuat orang semakin mampu mengungkap pesan terdalam sebuah
peristiwa lewat gambar atau foto, sementara di sisi lain
bila tidak di’ilmui’, maka teknologi digital fotografi seringkali hanya membuat orang senang menghabiskan jepretan
demi jepretan, tanpa jelas pesan yang mau disampaikan
lewat foto-fotonya.
Apa itu Fotografi ?
Fotografi berasal dari
bahasa Latin; photos yang berarti cahaya/sinar dan graphein yang berarti tulisan,
gambar atau disain bentuk. Jadi secara luas, fotografi bermakna menulis atau menggambar dengan menggunakan cahaya.
Fotografi Untuk Pemula
Sebenarnya semua objek itu indah dan menawan, tergantung bagaimana cara kita membuatnya menjadi indah di kamera. Nah, ingin tahu bagaimana caranya agar gambar yang kita jepret terlihat tampak indah, berikut ini adalah tipsnya:
Yang pertama adalah minat. Hal pertama yang dibutuhkan oleh seseorang untuk bisa terjun ke dunia fotografer adalah minat. Minat menjadi jembatan ke dunia
fotografi manapun.
Yang kedua adalah sering hunting atau sering jepret. Seperti pepatah mengatakan, “more practice, more perfect”. Jadi fotografi itu intinya adalah soal kebiasaan, yang akan mengasah kelihaian kita baik dalam mengeksekusi gambar maupun penguasaan kamera.
Yang ketiga adalah
Komposisi. Mungkin tips yang satu ini agak susah jika belum mempunyai cukup jam terbang memotret. Gambar yang indah bisa juga dihasilkan dari objek yang standar.
Contohnya, sebuah deretan kursi penonton di stadion. Jika kita bisa melihat
komposisi dari mata fotografi, maka objek yang standar bias menjadi indah dan enak
dipandang.
Yang keempat adalah pencahayaan. Jika
melakukan penjepretan di luar atau outdoor, maka tidak bisa meminta
kepada matahari untuk menerangkan atau meredupkan cahayanya. Berbeda jika mengambil gambar indoor atau di studio. Oleh sebab itu sangatlah penting untuk
memperhatikan arah cahaya yang datang, karena sudut cahaya yang berbeda, maka akan menghasilkan efek yang berbeda pula. Sebaiknya mengambil foto pada kondisi cahaya
pagi hari atau siang
hari, karena matahari masih berada di posisi yang tidak
terlalu tinggi sehingga cahaya yang dihasilkan tidak over.
Yang kelima adalah
cermati objeknya. Sebelum diambil gambar, pelajari bagian mana dari objek, yang bagus untuk ditonjolkan. Selain itu dengan mempelajari objek kita terlebih dahulu, maka kita bisa mengetahui apakah objek itu bagus difoto dari jarak dekat atau jauh, dari kanan atau kiri dan sebagainya.
Bermacam Teknik Fotografi
1.Depth
of field (ruang tajam)
Hal-hal yang
mempengaruhi ruang tajam:
- Jarak
pemotretan ( jauh = luas , dekat=sempit)
- Bukaan
diafragma ( kecil = luas , besar=sempit)
-Jarak fokus
lensa /focal length (tele=sempit, wide=luas, normal=bias diatur)
2.Panning
-Panning
adalah salah satu cara untuk memberikan kesan gerak pada foto.
- Ketika
melakukan panning, Anda harus mengikuti objek selama membidik.
-Hasil foto menjadikan objek menjadi relatif
tajam dibandingkan dengan background-nya yang hampir sepenuhnya blur (kabur).
-Untuk mendapatkan foto panning secara maksimal : dengan speed rendah
(8-60) dan pakailah tripod (kaki tiga)
3.Slow & stop
action
-Slow action : salah satu teknik fotografi yang
bertujuan memperlihatkan/menangkap gerakan objek. Biasanya digunakan kecepatan rendah, antara 1/30 sampai 1 detik
-Stop action : kebalikan
dari slow, yaitu teknik fotografi untuk bertujuan
membekukan gerak objek. Biasanya digunakan kecepatan tinggi, antara 1/125 sampai 1/4000 atau lebih.
4.Zooming
-Zooming adalah teknik
foto untuk memberikan kesan gerak dengan mengubah panjang fokus lensa.
-Perubahan panjang focus hanya dapat dilakukan dengan lensa zoom.
-Untuk mendapatkan kesan gerak, Anda harus
menggunakan kecepatan rana tidak lebih dari 1/30 detik.
-Untuk mendapatkan foto zooming secara maksimal, pakailah tripod (kaki
tiga)
5.Bulb
-Kecepatan rana dapat diatur sesuai
dengan waktu yang kita inginkan.
-Teknik ini dilakukan
dengan menahan tombol pelepas rana dengan lebih lama.
-Untuk mendapatkan hasil foto bulb secara
maksimal, dapat digunakan kabel release dan tripod.
-Misal, kita
mempergunakan kecepatan 30 detik sampai habis waktu perekaman cahaya.
[Berbagai Sumber]
0 Response to "Tips Abadikan Gambar Penuh Makna Dengan Teknik Sederhana"
Posting Komentar
Terimakasih Atas Kunjungan Anda "PKS Petiir--Dari Pelosok Banten Bekerja Membangun Indonesia Tercinta"