Surat Anggota DPR di Perbatasan Gaza

Arish - Anggota DPR dari Fraksi PKS Yoyoh Yusroh ikut dalam rombongan Viva Palestina (VP) yang hendak memberikan bantuan ke Jalur Gaza. Berbagai pengalaman menyentuh dia bagikan. Di antaranya, saat mendengarkan syair-syair yang menggugah iman.
"Hari ini rencana pemberangkatan kafilah pertama dari Aljazair menuju Pelabuhan Latakkia. Suasana gembira terlihat di wajah para peserta, karena di antara kami ada yang sudah menunggu 8 hari di sini," kata Yoyoh seperti yang ditulis dalam surat elektronik yang dikirimkan ke detikcom, Selasa (12/10/2010).

Yoyoh bercerita, para peserta VP sempat mendapatkan siraman rohani lewat kuliah subuh yang disampaikan oleh seorang ulama. Materi kuliah subuh tertuju kepada peserta dari Aljazair yang menjadi kafilah pertama menuju Latakkia.

"Walau kami juga dapat menikmatinya di antara yang dikemukakan oleh pemateri adalah, bahwa seorang wanita masuk neraka karena menahan seekor kucing sampai mati kelaparan," kata Yoyoh berusaha menerjemahkan apa yang disampaikan oleh pemateri.

"Saat ini yang terjadi di Gaza bukan seekor kucing yang ditahan. Akan tetapi 1,5 juta penduduk Gaza yang sudah lebih dari seribu hari dikurung di sana, tidak diberikan hak hidup layak seperti manusia pada umumnya. Israel telah merampas hak hidup mereka," imbuh Yoyoh menirukan sang pemateri.

Sehingga, menurutnya, keberangkatan kafilah ke Jalur Gaza merupakan kewajiban. Peserta sudah berikhtiar maksimal untuk menolong saudaranya di sana.

"Sekarang tinggal bertawakal dan berdoa, berdoa dalam kondisi seperti ini merupakan keniscayaan. Karena doa yang tulus dapat menolak bala, menolak rencana jahat Israel dan doa bisa melunakkan hati mereka yang mempersulit usaha kita," ujarnya.

Pada pukul 10.00 waktu setempat, rombongan VP sudah berkumpul di tempat acara pelepasan, didahului orasi para pejabat Lattakia. Para pembaca orasi di antaranya anggota parlemen Syria asal Lattakia, pimpinan Hamas dan dimeriahkan dengan pembacaan syair dari para penyair setempat juga sumbangan dari para peserta.

"Syair yang paling menarik disampaikan oleh Syekh Abdul Ghani. Beliau mengungkapkan perasaan hatinya dan kekaguman kepada para peserta. Beliau juga memotivasi peserta untuk maju terus menjalankan kewajiban
sebagai seorang muslim untuk menolong saudaranya yang terzalimi."

Menirukan Syeikh Abdul Ghani, Yoyoh mengatakan, jika kita datang ke sini karena iman, tapi sebelum tiba di tempat tujuan Anda harus mengalami musibah mati syahid, maka darah yang mengalir menjadi penyebab dibukanya pintu Rafahah dan Gaza merdeka secara permanen.

"Penyair muda dari Yordania membacakan syair al Haja (ejekan) kepada pemerintah Mesir. Ia mengatakan berbuatlah semaumu, Anda lihat Allah tetap berpihak kepada kami warga Palestin," kata Yoyoh menirukan penyair Yordania.

Ketika pembacaan syair berakhir, konvoi kendaraan peserta dari Aljazair mulai bergerak melewati tempat acara, sehingga rombongan VP langsung mengantarkan mereka berbaur dengan masyarakat yang sudah menunggu untuk ikut melepas.

Akhirnya, dengan sambutan panitia disaksikan pejabat dan tokoh masyarakat setempat, konvoi dilepas dengan teriakan: "bil malayiina qofilah ila gozzah raaihin, berjuta kafilah datang ke Gaza. Birruh biddam nafdiika ya Gazzah, dengan jiwa dan darah kami tebus engkau ya Gaza."

Sementara itu, reporter detikcom yang mengikuti perjalanan rombongan ini, Ramadhian Fadillah, melaporkan, perwakilan rombongan Viva Palestina dari Pelabuhan Latikia, Syria, telah mencapai El Arish, Mesir. Namun pemerintah Mesir tetap tidak mengizinkan rombongan ini mencapai Gaza. Bantuan kemanusiaan ini pun terpaksa diturunkan di Pelabuhan El Arish, 40 Km sebelum Gaza.
(anw/anw)

*Detik.com

0 Response to "Surat Anggota DPR di Perbatasan Gaza"

Posting Komentar

Terimakasih Atas Kunjungan Anda "PKS Petiir--Dari Pelosok Banten Bekerja Membangun Indonesia Tercinta"

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...