MAJELIS Ulama Indonesia (MUI) mengutuk keras cara-cara pembantaian yang dilakukan tentara di Mesir untuk membendung pendukung mantan Presiden Mesir terguling Muhammad Mursi. Dunia Internasional tidak boleh berdiam diri dengan suasana yang menegangkan dan membahayakan bagi kelangsungan hidup kemanusiaan di Mesir. Demikian dikemukakan Ketua Pengurus MUI Pusat Anwar Abbas, di Jakarta, Rabu (14/8).“Dunia Internasional, terutama PBB selain harus mengutuk keras, juga harus melakukan tindakan tegas terhadap para pembantai itu. Militer Mesir itu benar-benar sudah terkutuk. Ini sudah merupakan pelanggaran HAM berat yang pelakunya harus dihukum melalui mahkamah Internasional. Dunia internasional tidak boleh berdiam diri dan harus bertindak cepat,” tegasnya.
Menurut Anwar, kekejaman yang dilakukan militer Mesir terhadap pendukung Mursi itu sudah tidak beradab dan tidak berprikemanusiaan. Cara-cara membantai merupakan tindakan kejam yang hanya dimiliki nafsu binatang. Perbedaan sikap politik seharusnya bisa diselesaikan secara damai dan melalui pembicaraan yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
“Tidak perlu diselesaikan dengan kekerasan, apalagi dengan membunuh. Pemerintah Indonesia, sebagai negara muslim terbesar harus ikut berperan aktif dalam upaya menghentikan dan menyelesaikan konflik yang semakin meningkat dan menajam di Mesir. Indonesia harus mampu menghentikan tragedi politik di Mesir agar tidak menyeret Mesir ke dalam kancah perang saudara yang berlarut-larut,” paparnya.
[Qr/Islampos]
0 Response to "MUI Kutuk Keras Pembantaian Militer Mesir"
Posting Komentar
Terimakasih Atas Kunjungan Anda "PKS Petiir--Dari Pelosok Banten Bekerja Membangun Indonesia Tercinta"